Senin, 04 Februari 2013
Penggolongan Bahan Galian
Penggolongan Bahan Galian
Sebelum masuk pada penggolongan bahan galian, kita perlu tahu apa itu bahan galian. Bahan galian adalah unsur-unsur kimia, mineral, bijih, termasuk batu-batu mulia yang merupakan endapan.
Dalam penggolongan bahan galian berdasarkan pemanfaatan ada 3 jenis yaitu:
- Bahan galian logam/bijih contoh dari bahan galian ini timah, besi, tembaga, emas dan perak
- Bahan galian energi contoh dari bahan galian ini adalah batubara dan minyak bumi
- Bahan galian industri contohnya diatome, gipsum, talk, kaolin, zeolit dan tras
Sementara berdasarkan PP no 27 tahun 1980 Bahan galian digolongkan menjadi 3 golongan yaitu:
- Golongan A atau bahan galian strategis yang termasuk kedalam bahan galian ini yaitu:
Minyak bumi dan gas alam, batubara, nikel, uranium danunsur radioakti lainnya dan kobalt
- Golongan B atau bahan galian vital yang termasuk kedalam bahan galian ini yaitu :
Air Raksa, Intan, emas, platina, tembaga, kristal kuarsa, dan vanadium
- Golongan C atau bahan galian yang tidak termasuk bahan galian A dan B, bahan galian ini yaitu:
Pasir, batu gamping, dolomit, diatomea, bentonit, felspar, andesit, tanah liat dan pasir
macam macam bahan galian industri
Zeolit
1. Zeolit Alam
2. Zeolit Sintesis
Genesa :
1. Zeolit Alam :
ditemukan dlm batuan sedimen vulkanik, batuan piroklastik.
Ada 3 tipe :
a. Zeolit terbentuk dr aktivitas magma
akibat proses hydrothermal, mineral silikat mjd zeolit. Pada daerah ini terbentuk heulandit, leumantit dan analism. Daerah yg jauh terbentuk : mordenit dan klinoptilotit.
b. Proses sedimentasi
ada 3 lingkungan pengendapan : danau air asin, danau air tawar dan marine. Bahan Zeolit bereaksi dgn air membentuk zeolit
c. Proses metamorfosa
bahan pembentuk bereaksi dgn alumunium pd Tekanan tinggi. Mineral yg terbentuk : heulandit, mordenit, analism dan klinoptilolit.
2. Zeolit Sintesis :
Natrium aluminat, natrium silikat, natrium hidroksida, kalium hidroksida, dibentuk gel, dikristalkan pd T –200C melalui proses depolemirisasi
Sifat Fisik Kimia
- Warna : cerah kuning, merah, hijau, coklat, putih, abu-abu
- BJ : 2 - 2,4 - kekerasan : 3 - 4 skala mosh
- Kilap : tanah, opaque
- Kristal : monoklin
Komposisi Mineral
Analism : Na16(AlO2)16(SiO2)32 16 H2O
Modernit : Na8(AlO2)8(SiO2)40 24H2O
Klinoptilolit: Na6(AlO2)6(SiO2)30 24H2O
Kabasit: (Na2Ca)6 (Al12Si24O72) 40H2O
Heulandit: (Ca4)(Al8Si28O72) 24H2O
Penambangan
tambang terbuka : linggis, ganco, cangkul, bulldozer, power shovel, dragline
Pengolahan :
Pemisahan dr kotoran, peremukan, penggilingan, pengeringan, pengaktifan
Tempat terdapatnya :
Jabar : Gunung Cereme, jampang, bayah, malimping
Jateng : Gunung muria, ajibarang, bumiayu, luk ulo
Jatim : Gunung sidomulyo tulungagung, trenggalek, pacitan
Sumsel : Muaraenim
Lampung : danidar, baturaja
Kalbar : sanggau
Kalteng : siberung
Kegunaan :
Umum :
1. Bidang pertanian: menetralkan tanah asam, penyerap pupuk
2. Bidang peternakan: camp pakan ternak utk meningkatkan kualitas telur
3. Bidang perikanan: penyerap ammonia yg dikeluarkan ikan melalui kotoran
4. Bidang bangunan: camp beton, kerikil ringan, batubata ringan.
5. Bidang Industri: penjernih minyak, penyerap warna, filter industri kertas, panel energi matahari
6. Bidang Lingkungan: penghilang/penyerap bau ion Ca2+, gas N2, O2, CO2 dr asap kendaraan, Tambang dalam.
Khusus :
1. Untuk Pengolahan Limbah Air
limbah hrs dicek warna, bau, padatan terapung, BOD, pH, logam, yg mana semuanya dpt diserap oleh zeolit dgn mengaktifkan terlebih dahulu
2. Rock Wool
RW adalah bahan insulator panas dgn bhn baku zeolit, Bahan Galian Gamping, dolomit, perlit, pasir kuarsa, terak timah, tembaga.
3. Zeolit untuk Batako
Dilakukan kalsinasi terhadap zeolit 850 C dan Bahan Galian Gamping, kmd dicampur dgn perbandingan 4 : 1. Cetak dgn ukuran 5 x 5 x 5 cm, dilembabkan selama 3 hari dan rendam 11-28 hari.
4. Zeolit bhn pembuat keramik
- campur bahan uk –200 mesh 58% zeolit , 20% kaolin, 12% kuarsa, 8% air, 2% bhn lain
- bentuk badan dgn tangan/cetak/ tekan
- angin-anginkan kmd panaskan 1000C
- diglasir agar indah dan kuat dgn cara dikuas, semprot maupun dicelup
5.Zeolit sebagai Galian Katalis Perengkah
- Zeolit dimurnikan (cuci dgn air disaring, dikeringkan pd 100C)
- Zeolit diaktifkan dgn menambah H2SO4 konsentrasi 0,2 N, %S = 12,5 %, kmd dipanaskan 200 C selama 15-30 menit. Aduk selama 45 menit, cuci dgn air, panaskan 130 C selama 2-3 jam.
XCH3OH ---> (CH2)x + xH2O
Methanol bensin
Reaksi berlangsung pada 360 - 410 C dan P 300 psi. Keaktifan katalisator 99%. Zeolit aktif menyebabkan interaksi molekul methanol dgn zeolit, menyebabkan pecahnya hydrocarbon membentuk molekul bebas, mk methanol berubah mjd bensin.
Trass (Pozzoland)
Genesa :
Bat induk merupakan batuan vulkanik dan tuff. Trass merupakan hsl pelapukan endapan vulkanik sebagian besar mengandung silica, besi dan alumina dgn ikatan gugus oksida
Sifat :
Warna : putih kemerahan, kecoklatan, kehitaman, kelabu, kekuning-kuningan, coklat tua, coklat muda, abu-abu. Dlm keadaan sendiri tdk mempunyai sifat mengeras, bila ditambah kapur tohor dan air akan memiliki masa spt semen dan tdk larut dlm air.
Hal ini disebabkan krn senyawa silica aktif dan senyawa alumina reaktif dgn reaksi :
2Al2O3 2SiO2 + 7Ca(OH)2 ---> 3CaO2SiO2H2O + 2(2CaOAl2O3SiO2 2H2O)
Mengerasnya semen pezzoland lebih lambat dr Portland meski kekuatannya bertambah terus Trass tahan thd agregat alkalin, nilai penyusutan dan pemuaian kecil, kelulusan air kecil (kedap air), thn thd asam tanah maupun air laut, sifat lentur tdk mudah retak.
Komposisi Kimia:
SiO2 (40,76-56,20%), Al2O3 (17,48-27,95 %), Fe2O3 (7,35-13,15%), H2O (3,35-10,70%), CaO (0,82-10,27%), MgO (1,96-8,05%)
Pengertian Pozzoland
Berdasarkan aktivitasnya dibagi:
1. Tipe Vulkanik Gelas :
Gelas alam yg terbentuk dr aliran lava yg sudah membeku, berbentuk kristal dan tdk tembus cahaya, warna putih/ keputih-putihan, merah daging, hijau, kebiru-biruan. Kandungan pokok feldspar dgn senyawa kimia alumunium silikat yg diikat dgn unsure K, Na, Ca, Ba.
Gelas alam ada beberapa jenis:
Ryolitic : sandine, kuarsa dan sedikit plahioklas
Trachite : kalium feldspar dan sedikit biotit, amphibole
Dacitic : seri plahioklas, kuarsa, biotit, hornblend
2.Tipe Opal :
amorf dan massif, komposisi kimia : SiO2nH2O, air maks 40%
3.Tipe Clay :
Berdasarkan kandungan unsur kimia :
- grup kaolin : kaolin, kaolinit, diokrit, nacrite
- grup Montmorilonit : saucohite, verniculite, saponit
4.Tipe Zeolite
kandungan utama Hidrous aluminium silikat yg diikat oleh unsur Na, K, Ca dan Ba
5. Tipe Hydrate aluminium oksida
kombinasi kimia antara unsure alumina oksigen dan uap yg terikat. Di alam dijumpai sebagai Galian monohidrat alumunium (Al2O3H2O) dan tri hidrat alumunium (Al2O3 3H2O).
Tempat terdapatnya :
Jabar : Cilegon, banten, priangan, cicalengka
Jateng : Gunung slamet, limbangan, comal, tayu, kudus, prambanan, borobudur
DIY : Samigaluh desa klepu, ngemplak, plono, suren
Jatim : Gunung welirang, Gunung kelud, Gunung arjuna
Lombok : Batukilang, kesaben bawi, nermada, kopang
Kegunaan:
1. Pembuatan batako.
2. Pembuatan genting
3. Pembuatan tegel
4. Peredam bunyi, pembuatan jalan terutama bila jalan tsb mengandung lempung
Bentonit
Merupakan salah satu jenis batuan
dgn komposisi utama min
lempung (85%) terdiri dari
mineral montmorilonit
(Mg2Al10Si24O60(OH)12(Na,Ca))
Secara Perdagangan ada 2 jenis bentonit:
1.Natrium Bentonit
2.Kalsium, Magnesium Bentonit
Natrium Bentonit
Mengandung relatif banyak ion Na+ dibandingkan ion Ca++ and Mg++, kandungan Na2O>2%, sering dipakai sebagai Galian. bahan tambahan cat, tinta cetak, pencegah kebocoran pd dam, Lumpur pemboran. Mempunyai pengembangan yg besar bila di+ air shg dlm suspensi akan menambah kekentalan pH= 8,5-9,8
Ca, Mg Bentonit
Pengembangan relatif kecil, mempunyai daya serap air dan bila dimasukan ke air akan cepat mengendap tdk membentuk suspensi pH 4-7.
Daya tukar ion akan cukup besar, sering dipakai:
Bhn penyerap, industri farmasi, zat pemutih, katalisator, perekat, pasir cetak, perekat briket bb, campuran pakan ternak.
Genesa
Merupakan mineral montmorilonit dgn kelompoknya seperti montronit, saponit, nektorit serta kwarsa, feldspar. Kenampakan dilapangan berwarna abu-abu, coklat muda agak putih, putih kekuning-kuningan, kilap lilin bila diraba agak licin spt sabun, bila kering akan rekah-rekah bila bsh akan hancur spt bubur.
1. Proses Pelapukan
Hsl dekomposisi kimia batuan silica akibat pengaruh air tanah. Pembtkn akan lancar bila batuan asal yg mrpkn bat beku asam mengandung unsure alumina tinggi (plagioklas, kalium, feldspar, biotit) yg sangat berperan dlm pembtkn montmorilonit. Pd proses ini tjd reaksi ion hydrogen dlm air tanah dgn min silikat. Ion H+ berasal dr pembusukan zat organic oleh bakteri.
2. Proses Alterasi Hidrothermal
larutan hydrothermal yg menerobos celah/rekahan akan bereaksi dgn ddg bat. Pada mulanya lar bersifat asam dgn kandungan Cl, S, CO2, Si krn bereaksi dgn dindng shg berubah dr asam ke basa
Pd hydrothermal lemah, mineral yg kaya akan magnesia cenderung membutuhkan khlorit, namun kehadiran unsure alkali dan alkali tnh mk akan membentuk montmorilonit, kecuali kalium, mika, feromagnesia, feldspar. Tjdnya montmorilonit krn magnesium dan kalium.
3. Proses Transformasi (Devitrivikasi)
ubahan dr abu vulkanis yg mempunyai komposisi gelas akan mjd mineral lempung (devitrivikasi) akan lebih sempurna bila tjd pd danau, cekungan sedimentasi. Min gelas penyusun utama dr abu vulkanis terendapkan krn proses ubahan bercampur dgn batuan sedimen laut lainnya (batupasir).
4. Proses Pengendapan/sedimen Kimia
Montmorilonit dpt terbentuk sebagai Galian endapan dlm suasana basa (alkalis) dlm suatu cekungan di mana karbonat dan silica mempunyai sifat alkalis pH tinggi, spt antapulgit, speolit, montmorilonit (mengandung larutan silica) yg dlm beberapa hal dpt terendapkan sebagai Galian flint, kritobalit atau senyawa aluminium, magnesium
Sifat Bentonit:
1. Komposisi dan jenis mineral dpt diketahui dgn pengujian difraksi sinar x
2. Sifat kimia, dgn alvalisis sifat kimia tdk langsung dpt menentukan kualitas bentonit (hanya sebagai Galian pembanding saja sebab komp hampir sama dgn illit maupun kaolinit)
3. Sifat teknologi, erat kaitannya dgn pemanfaatannya seperti : sifat pemucatan, plastis, suspensi, mengikat dan melapisi
4. Pertukaran ion, sifat ini menentukan jml air (uap air) yg dpt diserap bentonit. Hal ini disebabkan krn struktur kisi2 krismin montmorilonit serta adanya unsur (ion+Kayion) yg mudah tertukar maupun menarik air. Kation / ion Na mpy daya serap air > Mg, Ca, K dan H. Mk jk dimasukan ke dlm air akan mengembang dan mbtk larutan koloid. Bila air dikeluarkan akan mbtk masa yg kuat, liat dan keras serta tdk tembus air disamping itu bersifat lembab atau thn thd reaksi kimia. Krn itulah bentonit digunakan dlm pemboran sebab bentonit melapisi dinding dan mampu menahan rembesan air.
Sifat Fisis Bentonit
1. Kapasitas pertukaran kation/cation excange capacity
Krn struktur kisi-kisi montmorilonit ion dan kation yg mudah tertukar dan menarik air (ion Na) menyebabkan bentonit segar mengembang bila dimasukan dlm air, semakin tinggi harga cec mk mutu semakin baik dan bentonit ini dpt digunakan untuk menyumbat kebocoran dan pemboran
2. Daya serap
Adanya ruang pori antar ikatan min lempung serta ketidakseimbangan muatan listrik dlm ion2nya mk bentonit dpt digunakan sebagai Galian penyerap berbagai keperluan
3. Luas permukaan
biasa dinyatakan sebagai Galian jml luas permukaan kristal/ butir bentonit yg berbtk tepung setiap gram berat (m2/gr). makin luas makin besar zat yg melekat, mk bentonit dpt dipakai sebagai Galian pembawa dlm insektisida, pengisi kertas, plastik.
4. Rheologi
apabila bentonit dicampur dgn air dan dikocok mk akan mjd agar-agar, namun bila didiamkan akan mengeras spt semen (tiksotropi)
a. Apabila kekentalan dan daya suspensinya baik mk bentonit ini baik utk Lumpur pemboran, industri cat, kertas
b. Apabila teksotropinya sangat baik mk baik utk pelapis maupun pelindung fondasi.
5. Sifat mengikat dan melapisi
Kemampuan bentonit mengikat bijih/logam dan mat lai membuat bentonit dpt digunakan utk pengikat pellet konsentrat/ bijih, pelekat cetakan logam
6.sifat plastis:
digunakan sebagai Galian pencampur keramik maupun dempul kayu
Komposisi Kimia Standar
55,40% SiO2, 20,10% Al2O3, 3,7% Fe2O3, 0,49% CaO, 2,49% MgO, 2,76% Na2O3, 0,60% K2O, 13,5 % habis terbakar
Penyebaran Bentonit
1. Jabar : karangnunggal, manonjaya, kowalu (tasikmalaya). Sukabumi, subang, bojong manik
2. Jateng: sangiran, sragen, wonosegoro, smg
3. DIY : Manggulan
4. Jatim: Pacitan, trenggalek, mlg, ponorogo, tulungagung
5. Sumut: pangkalan brandan, sumalungun
6. Sumsel: Muara Tiga
7. Sulut : Manado
8. Kalteng : Barito putera
Kegunaan Bentonit
1. Lumpur pemboran
Fungsi Utama :
-menaikan daya suspensi air pembilas, pembawa kotoran ke atas, pendingin dan pelumas matabor, menahan kotorasn bor agar tetap berada dlm cairan pembilas shg tdk mengendap walaupun kegiatan pemboran berhenti, menahan tekanan air gas maupun minyak yg keluar dr formasi batuan yg ditembus.
2. Pengecoran logam
praktis utk pembuatan alat cetak, sebab bentonit mpy daya ikat yg baik tahan thd temp tinggi, daya tahan cukup tinggi. Dlm perdagangan bentonit disebut Wyoming sedang bentonit sintesis disebut brekbond
3. Pembuatan pellet
Sifat daya ikat bentonit, plastisitas dan daya serap utk menhilangkan kelembaban.
4. Teknik Sipil
Sifat yg digunakan yaitu larutan bentonit apabila dikocok akan tetap cair seperti agar-agar tetapi akan mengental dan membeku bila didiamkan
5. Pakan ternak
a. campuran pakan ayam cukup digiling 160 mesh dan dicampurkan ke pakan ayam sebanyak 6% shg dpt menghilangkann bau, daging lebih baik, pakan lebih ekonomis dan tdk mengganti alas kandang
b. Utk pakan penguat sapi perah, bentonit sebanyak 6% dicampur dgn ampas tahu dedak, mollases, urea, kedekai goring, jagung dgn perbandingan ttu. Bila sapi rusak diberi pakan penguat ini 1 kg/ hari maka dlm waktu 2 minggu akan menghasilkan susu sekitar 11 liter.
Pengolahan bentonit :
Bongkahan Bentonit dari tambang
Penimbunan
Preparasi Ukuran
Pengayakan 10 mm
+10mm –10mm
Pengeringan 1,5 jam pengayakan 5mm
Penggilingan pengeringan 1 jam pengeringan 1 jam
+200mesh pengayakan #200mesh -200 mesh
Penggilingan Produk
+200mesh Pemisahan -200mesh
Kaolin
Mineralogi :
Kaolin tersusun dari bahan
lempung kualitas tinggi mempunyai
komposisi kimia hidrous alumunium
(Al2O3 2SiO2 2H2O).
mineral yg masuk dlm kelompok ini adalah
: kaolinit, nakrit, dikrit dan holoysit. Sebagai Galian min utama : kaolinit 80%, min pengotor : kuarsa, feldspar
Genesa :
Pembentukan kaolin ada 2 macam yaitu secara pelapukan dan altersai hydrothermal pd batuan beku feldspatik. Kaolin terjadi dari hasil pelapukan batuan kristalin asam (granit, diorit). Air panas dr dlm bumi naik ke perm melalui celah dr bat induk, mengubah feldspar, mika mjd kaolinit (alterasi hydrothermal).
Komposisi mineral pd altersai hidrotermal adalah montmorilonit dan kaolinit dgn cirri : tubuh endapan membesar ke arah bwh, makin bwh mkn miskin kandungan min asal yg masih segar. Pada proses pelapukan atau kaolin klimatik, min utamanya adalah holoysit, cirri tumbuh endapan meluas ke arah samping, makin ke bawah makin banyak dijumpai mineral asal yg msh segar.
Dari tingkat kejadianya dibedakan :
a. Kaolin residual
Jenis ini diketemukan ditempat terbentuknya bersama batuan induknya, belum mengalami perpindahan, kristal teratur, jarang terjadi substitusi ion, mineral murni
b. Kaolin sedimenter
Sudah mengalami perpindahan oleh air, angin, gletser, diendapkan dlm cekungan, kristal tdk teratur, bercampur dgn bhn lain (oksida besi, titan) lebih halus dan plastis
Penambangan :
a. tambang terbuka : pengupasan lapisan penutup (cangkul, dragline, scraper), penambangan dgn backhoe, bucket excavator
b. Tambang semprot : penambangan dgn monetor diangkut dgn pompa dan pipa dikeringkan
c. Tambang dalam : scr gophering mengikuti arah endapan
Komposisi Kimia :
SiO2 46,79%, Fe2O3 0,64%, MgO 0,11%, Na2O 0,02%, Al2O3 37,22%, TiO2 0,29%, CaO 0,05%, K2O 1,13%, hilang pijar 13,75%
Sifat fisik :
Sifat fisik filler Coating
Brightness % 82-84 82-84
< 2mikron 45-55 60-70
> 10 mikron 2,5 1,5
Moisture % 1,6 1,6
Abrassion AT 1000 Mg 10 5,5
PH 20% solid 4-5 4-5
Btk fisik Powder Powder
Pengolahan :
Untuk membuang kotoran (pasir kuarsa, oksida besi, titan, mika). Utk mendptkan uk halus, tk keputihan tinggi, kadar air, pH TTU dan sifat lainnya sesuai dgn konsumen.
Kaolin dari Tambang
Air Sluice box pasir kasar dan kotoran
Air De sliming pasir halus
Penggumpal amilum Tangki pengendap air
Filter
Pengeringan
Kaolin murni
Atau
Kaolin dari Tambang
Air Slurry
Pengayakan kasar
Siklon/klasifier kasar
Sluice box kasar
Classifier
+400 mesh -400 mesh
pulverized thickner
flotasi filter air
kotoran thickener
pemutihan
pengeringan
tepung kaolin murbi
pemanasan dlm autoclave
kaolin alpha heminidrat keras
Terdapatnya :
Di Aceh : Meulaboh, aceh barat
Sumut : tarutung, sibolga, padang
Sumbar : solok, bonjol, pasaman, sawahlunto
Jabar : manonjaya, tasik
Jateng : kab semarang
DIY : gunugn kidul
Jatim : pule , trenggalek, poh gajih
Kalsel : martapura simpang surian, banjarmasin
Kalbar: sambas, singkawang
Penggunaan Khusus :
1. Kaolin untuk batu bata tahan api
Bhn baku :
Kaolin Tanah Liat
a.SiO2 69,97 61,75
Al2O3 17,71 23,63
Fe2O3 0,52 2,3
CaO 1,69 6,09
Na2O 2,36 -
MgO - 5,68
b. Semen tahan api
c. Air
Proses Pengolahan :
a. Penyiapan bahan, dihaluskan 60 mesh dicampur dgn perbandingan ttu
b. Dicetak ukuran sesuai permintaan
c. Pengeringan (2-3 hari) diangin-anginkan dimasukan oven 110C
d. Pembakaran dlm muffle 900C
kaolin 110C kaolin 500-575C metakaolin 900-950C Al2O3-SiO2 1200-1300 3Al2O3SiO2
2. Kaolin utk semen putih/kertas
Berfungsi sebagai Pengisi dan Perakat Pelapis
Pengisi Pelapis
Derajad keputihan % 79-85,5 83
<2mikron % 30,68 71,80
>5mikron % 12-50 3-8
pH 4,5-7 4,5-7
ANALISIS KIMIA
SiO2 46,73 47,80
Al2O3 37,84 37,30
Fe2O3 0,92 –
TiO2 0,05 0,52
CaO 0,09 0,2
MgO 0,06 0,1
K2O 1,7 1,72
Na2O 0,07 0,05
LoI 12,33 12,30
Kandungan air <1% 1&
Viskositas 10-100 rpm - 500 cps
% Solid - 68-73%
3. Kaolin Untuk Industri Karet
Digunakan sebagai Galian campuran latex dpt memperbaiki kekuatan, ketahanan thd abrasi dan kekakuan
Derajad kecerahan % 76-84 83,5-85,5
Kandungan air % 1 -
<2mikron % 55-92 71-80
>5mikron% 3-25 3-8
Lolos 325 mesh % 0,02-0,3 -
Lolos 200 mesh % - 0,0005
4. Kaolin Untuk Industri Pestisida
Berfungsi sebagai Galian mineral pembawa
< 2mikron % : 87 - 92
Sisa saringan 200 mesh % : 99,5-100
Sisa saringan 325 mesh % : 99-99,9
Kandunagn air % : 1
pH : 4,5-5,5
Al2O3% : 38
SiO2% :45
Daya rekat : baik tdk ada minyak
Abrasi : rendah
5. Kaolin Untuk Industri Cat
kaolin mempunyai sifat reaktif, warna yg putih mudah diubah ke lain warna. Suspensi baik, variasi ukuran butir besar.
6. Kaolin Untuk Industri Keramik
Dapat untuk ubin, insulator (alat penyekat, refractory, gerabah)
Kimia Porselin Saniter Gerabah Hls Gerabah Ksr
Fe2O3 <0,4 <0,7 <0,8 1
TiO2 <0,3 <0,7 - -
CaO <0,8 <0,8 <0,8 <0,8
< 2 mikron >80 >80 >80 >80
Kecerahan >90 >90 >90 >90
Kadar air <5 <5 <7 <7
Gypsum
Genesa :
Gypsum merupakan
mineral sedimen kimiawi (evaporit) yg khas,
terbentuk melalui pengendapan
langsung dr air garam/ merupakan hasil hidrasi/alterasi anhidrit selama proses diagenesa. Gipsum dpt juga terbtk oleh sublimasi langsung dr fumarola/diendapkan mata air panas. Juga diagenesa sebagai Galian block-block konkresi dlm lempung dan napal, sedang anhidrit merupakan hasil dehidrasi gypsum.
Sifat
Warna putih/tdk berwarna bila murni, abu-abu – hitam, pink muda-merah, coklat, kuning pucat, biru pucat.
Kekerasan : 2
Berat Jenis : 2,2 - 2,4
Variasi Gypsum
Selenit, Satin Spar, Alabaster, Rock Gipsum, Gipsit
Penambangan
tambang terbuka : konvensional dgn peralatan: dragline, scraper, steam shovel, hidrolik
Tambang daalam : room and pilar dgn produksi 500-1500 ton/hari
Pengolahan:
Gypsum dari tambang
Peremukan I
Posible benification
Peremukan II dan Pengayakan
Posible screen drying (free moisture) produk PC rock
Waste pengeringan
Calcining (rotary of pressure) Fine grinding
Fine grinding calcining (kettle flash) Produk
Stucco (uncalcined, filler, agri, gypsum)
Wallboard machine regrinding plater mixer
And kiln and rocker
Produk Produk
Gypsum Sintesis:
1. Gypsum sintesis dr air laut
air laut banyak mengandung ion SO4 = disbanding ion Ca++ (sebagian terikat oleh Mg++) maka jika kedlm larutan tsb ditambah suatu larutan yg banyak mengandung Ca++ mk akan tjd pengendapan gypsum. Ca++ dpt diperoleh dr larutan CaCl2 sebagai Galian buangan pabrik soda abu atau larutan Ca(OH)2 dr kapur.
2. Gypsum sintesis dr air kawah
Dilakukan dgn menambah batu gamping kedlm air kawah dgn reaksi:
CaCO3 + air kawah ---> CaSO4.2H2O
3. Gypsum sintesis dr produk pembakaran batubara
Pembakaran batu bara sering menghasilkan SO3 yg berbahaya namun bila gas ini disemprot dgn Ca(OH)2 mk akan menghasilkan gypsum
SO3+Ca(OH)2 + H2O ---> CaSO4.2H2O
4. Gypsum sintesis hsl sampingan ind Kimia
Gypsum dpt dihslkan dr produk samping Industri asam sulfat, asam sitrat dan asam fosfat.
Pemanfaatan:
1. Gypsum sebelum kalsinasi
a. Retarde semen Portland
sebagai Galian bhn balu dipakai rock gypsum yg berfungsi sebagai Galian retarder (memperlambat pengerasan). Dlm industri ini digunakan yg mpy CaSO4 tinggi, disamping itu mengandung 42% SO3 dan berukuran 0,5-2 inchi.
b. Pertanian : pupuk (land plaster) pada tanah alkalis
Digunakan rock gypsum yg telah dihancurkan halus (-100mesh) sejumlah 75-90%. Biasa digunakan pd tanah alkalis utk meningkatkan pertumbuhan tanaman, khususnya legume. Gypsum menghasilkan sejml sulfur Bahan Galian tanaman kacang, buncis, kacang tanag, kacang polong, mampu menangkap nitrogen bertambah banyak, kalsium sulfat juga cenderung berasimilasi dgn potas tanah.
c. Peternakan : bhn campuran makanan ternak
d. Pembuat warna dasar cat
e. Pengisi pd industri kertas, crayon, karet
f. Ornamen
g. Industri tekstil
sebagai Galian perekat produk dan bila diinginkan permukaan yg mengkilap atau bercahaya. Utk itu gipsu digunakan bersama lempung n talk. Gipsum tdk lebih dr 4% kalsium sulfat, kandungan besi rendah.
Komposisi:
CaCO4 : 77,42%, CaCO3 : 1,45%, Fe2O3+Al2O3 : 0,12%, Si2O3 : 0,34%, NaCl : 0,26 %, MgO: 0%
2. Gypsum Yg Dikalsinasi
- Industri keramik, patung, setakan, fluks gelas, plastik, penggosok granit, plester dental, autopaedik plater, utk wallpaper, plaster of paris, compressed plaster yg digunakan pd dinding penyekat langit-langit genteng.